Nirwala: Karma Shavitri

Di kerlingan masa

sepengantaran lelap

di lingkar letih dan angap

dari usapan jemari lentik

di permukaan punggung batu

mengalir penggal-penggal kisah waktu

bersama deras belah sungai

berteman raga berkendara di atasnya

menjemput surat langit nun hendak

cerita jelma sabut kabut gelap

meriung matahari

mengasuh cahaya

meniti prasasti

seketika muka punggung batu

menjadi kalbu yang kelu

[19 Juli 2003]

One Response to “Nirwala: Karma Shavitri”

  1. waHAB Says:

    MAK TRATAB!!! aku moco tulisanmu iki….dari awal sih dadaku sudah berdesir…lama sudah tak terbaca kata-kata serupa larik GURATANmu, kata-kata yang pernah tertulis dalam suratan lempeng-lempeng lontar serta tembaga suci…penuh makna dalam tiap aksaranya.
    Tiba-tiba saja aku merindu..

Leave a Reply